DINAS KESEHATAN KABUPATEN TANAH BUMBU MENGUTUK KERAS PERISTIWA TEROR BOM DI SURABAYA DAN KEJADIAN DI MAKO BRIMOB

IMG_3087WARTA DINKES (16/05). – Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu mengucapkan duka cita atas korban terorisme yang berturut-turut terjadi di Mako Brimob dan Bom Surabaya.

Peristiwa tersebut dinilai menjadi batas akhir bagi gerakan radikalisme yang anti-Pancasila dan merongrong kewibawaan negara.

Apa yang terjadi di Mako Brimob dan pengeboman di Surabaya merupakan satu rangkaian peristiwa yang nyata-nyata bertujuan melawan negara, dan intimidasi kolektif bagi rakyat dengan menyebarkan terorisme. Negara tidak boleh kalah dan harus melakukan mobilisasi seluruh instrumen negara untuk melawan terorisme,” kata Kepala Dinas Kesehatan Dr. H.M. Damrah, S.Sos,. M.Si.

Menyikapi peristiwa tersebut, memberikan dukungan sepenuhnya terhadap seluruh upaya Pemerintah Indonesia untuk melawan segala bentuk terorisme yang berawal dari paham radikalisme.

Menurut Kadinkes, negara berkewajiban melindungi rakyat. Hukum tertinggi dalam negara adalah kedaulatan negara itu sendiri. “Siapa pun yang merongrong kewibawaan negara harus dihadapi dengan menggunakan seluruh pendekatan hukum, ekonomi, sosial dan kebudayaan, serta menggalang kekuatan rakyat untuk terlibat aktif di dalam melawan paham radikalisme,”

Perintah konstitusi inilah yang menjadi dasar hukum tertinggi di dalam memberantas terorisme,

Dinas Kesehatan juga berharap peristiwa di Mako Brimob dan korban Bom Surabaya harus menjadi yang terakhir. Kedua peristiwa tersebut, menjadi batas akhir bagi negara untuk tidak boleh kalah terhadap gerakan terorisme di Indonesia.

Kepala Dinas Kesehatan Dr. H.M. Damrah, S.Sos,. M.Si di dampingi oleh Komite Perencanaan Pembangunan Drs.H.Ardiansyah, S.Sos dan Seluruh  Jajaran Staf Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu  mengutuk keras peristiwa  Mako Brimob dan Bom Surabaya menyatakan sikap sebagai berikut :

  1. Turut berduka cita yang mendalam kepada seluruh keluarga korban.
  2. Mengutuk peristiwa tersebut karna bertentangan dengan ajaran agama manapun dan mencederai kerukunan umat beragama.
  3. mendukung penuh Polri dalam menyelesaikan secara tuntas para pelaku dan aktor intelektual dibelakangnya.
  4. menghimbai kepada masyarakat Kabaupaten Tanah Bumbu agar selalau waspda dan tidak mudah terprovokasi dan selalau menjaga kerukunan umat beragama dan menjaga keutuhan NKRI. (AK)IMG_3085

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *