TANAH BUMBU KEMBALI MENDAPAT PENGHARGAAN PASTIKA PARAHITA

penghargaan pastika parahita 4WARTA DINKES(31/05). – Kabupaten Tanah Bumbu , meraih penghargaan Pastika Parahita dari Menteri Kesehatan RI, karena membuat Peraturan Daerah Tanah Bumbu Nomor 11 Tahun 2016 tentang kawasan tanpa rokok.

“Perda ini upaya kita dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, dan mendapat piagam serta penghargaan pastika parahita dari menteri kesehatan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu , Dr. H.M.Damrah.,S.Sos.,MM.

Dr. H.M.Damrah.,S.Sos.,MM. yang mewakili pemerintah daerah saat menerima penghargaan Pastika Parahita di Jakarta pada Kamis 31/05/18, menjelaskan, pemerintah daerah memberikan perhatian serius terhadap perda anti rokok ini karena cukup tinggi angka pesakitan, seperti stroke dan jantung serta penyakit lainnya.

Tujuan lain perda ini untuk melindungi perokok pasif, khususnya wanita hamil dan menyusui, anak-anak, remaja serta para lanjut usia, sehingga perokok tidak merokok sembarang tempat.

Dalam perda diatur sejumlah kawasan khusus dilarang merokok, yaitu institusi pendidikan, fasilitas kesehatan, transportasi umum dan taman bermain anak. “Perda ini diharap dapat berdampak ada pengurangan konsumsi rokok, terutama generasi muda, dan kita akan sosialisasikan aturan ke sekolah agar kesehatan mereka terjaga,” ujarnya.penghargaan pastika parahita 1

Sementara, Kadinkes Tanah Bumbu , mengimbau seluruh instasi perangkat kerja daerah agar menyiapkan areal merokok, agar perda larangan merokok di kawasan tertentu berjalan optimal.

“Diharapkan, perda ini bisa mewujudkan lingkungan bersih sehat dan generasi muda dan perokok pasif bisa terlindungi dari dampak buruk merokok,” harapnya.

Pemberian apresiasi Pemkab Tanah Bumbu dari Kemenkes RI adalah penghargaan Kategori II, yakni Pastika Parahita atau daerah sudah menetapkan kawasan tanpa rokok.

Penghargaan lain dari Kemenkes RI, yaitu Pastika Parama bagi daerah menetapkan dan melaksanakan perda rokok, dan Pastika Paramesti bagi daerah memiliki kebijakan KTR dalam bentuk peraturan walikota atau bupati. AKpenghargaan pastika parahita 3

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *