PERTEMUAN LINTAS SEKTOR PENURUNAN STUNTING DALAM RANGKA KONVERGENSI PERCEPATAN PENCEGAHAN STUNTING (KP2S)

IMG_7250WARTA DINKES (14/03). Dalam menekan angka kematian bayi di Kabupaten Tanah Bumbu  diperlukan adanya kerjasama dan koordinasi antar lintas sektoral maupun lintas program, acara tersebut di hadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Bumbu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu,Komite Planner Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Tanah Bumbu  seluruh SKPD terkait, dan seluruh kepala puskesmas se Kabupaten Tanah Bumbu,

Dalam acara tersebut di buka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Bumbu H. Rooswandi Salem, M. Sos., MM dalam sambutan beliau mengatakan Dalam rangka upaya pencegahan stunting, pemerintah saat ini terus berupaya utnuk mencapai target penurunan prevensi stunting dalam RPJMN 2015 – 2019 setingi tinginya 28 % pada akhir tahun 2019. Upaya percepatan pencegahan stunting akan lebih efektif apabila intervensi gizi spesifikasi dan  intervensi gizi sensitive dilakukan secara  konvergen. Konvergensi merupakan sebuah penedekatan intervensi yang di lakukan secara terkoordinir, terpadu, dan bersama-sama pada target  sasaran wilayah geografis dan rumah tangga. Berdasarkan data Rikesdas tahun 2018 provinsi Kalimantan selatan masih di hadapkan pada tantangan berbagai permasalahn gizi diantaranya yaitu masih tingginya prevelensi balita stunting yaitu 3,2% dan 31,5% terjadi pada anak di bawah usia 2tahun yang merupakan bagian dari masa 1000 hari pertama kehidupan.IMG_7238

Menutup sambutan beliau mengatakan indicator dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) bidang kesehatan 2015-2019 dan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMN) 2016-2021 yang telah di tetapkan dapat tercapai.IMG_7228

Setelah acara di buka langsung oleh Sekda tanbu acara di lanjutkan dengan penyampaian materi oleh Didy Ariady, SKM., M.Kes Kepla Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan.  IMG_7263

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *